Minggu, 03 Mei 2026

Mengenal Jalan Kebenaran yang Membawa Hidup - KUM - Etnis Rote - JGSN

𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ 𝕌𝕋𝔸𝕄𝔸 𝕄𝕀ℕ𝔾𝔾𝕌 - 𝔼𝕥𝕟𝕚𝕤 ℝ𝕠𝕥𝕖 - 𝕁𝕖𝕞𝕒𝕒𝕥 𝔾𝕦𝕟𝕦𝕟𝕘 𝕊𝕚𝕟𝕒𝕚 ℕ𝕒𝕚𝕜𝕠𝕝𝕒𝕟 (Minggu, 3 Mei 2026)

𝕻𝖊𝖑𝖆𝖞𝖆𝖓 𝕱𝖎𝖗𝖒𝖆𝖓 & 𝕻𝖗𝖊𝖘𝖇𝖎𝖙𝖊𝖗

🅺🆄🅼 𝗜 = 𝘗𝘥𝘵. 𝘈𝘧𝘭𝘪𝘢𝘯𝘢 𝘚𝘶𝘷𝘪𝘢 𝘕𝘦𝘯𝘰-𝘗𝘢𝘺, 𝘚.𝘚𝘪.

& Presbiter Rayon 7

🅺🆄🅼 𝗜𝗜 = 𝘊𝘢𝘷𝘪𝘬. 𝘈𝘺𝘶 𝘚𝘶𝘣𝘯𝘢𝘧𝘦𝘶, 𝘔.𝘛𝘩.

& Presbiter Rayon 5

𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆𝖆𝖓 𝕬𝖑𝖐𝖎𝖙𝖆𝖇: 

Yohanes 14:1-14 "Rumah Bapa"


𝕿𝖊𝖒𝖆:

"Karya Roh Kudus dalam keragaman budaya: memperjuangkan budaya yang menyembuhkan luka"

𝕿𝖊𝖒𝖆 𝕶𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:

"Mengenal Jalan Kebenaran yang membawa hidup"

--------------------------------------------------- 

Soda mole! Hari ini kita memasuki perayaan Bulan Budaya GMIT. .... Etnis Rote. .... Dari Timur Rote, lahir alunan sederhana penuh makna: Sasandu '𝘵𝘪𝘮𝘶 𝘥𝘶𝘭𝘶 𝘴𝘦𝘱𝘦 𝘭𝘢𝘬𝘢' (Sasandu dari Timur). Di tepi pantai (𝘬𝘰𝘴𝘪 𝘴𝘶), Pau Buli & Bula Luki memainkannya, menghadirkan rasa percaya & menarik orang untuk mendekat. Kaum ibu yang hendak ke laut (𝘪𝘯𝘢 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘳𝘢𝘪 𝘵𝘢𝘴𝘪) pun berhenti & terpikat. 

Perjalanan berlanjut ke Selatan Danolon/Rao dale hingga ke Ndao nuse, di mana seorang puteri raja yang pernah keluar rumah akhirnya tergerak oleh alunan itu. Hingga ke Batu Leli, semakin banyak perempuan datang menyaksikan. Sasandu pun menuadi bukan sekedar musik, tapi panggilan & perjumpaan. 

Namun dalam perjalanan itu, sesuatu berubah. Rasa percaya perlahan hilang, & kehadiran perempuan tidak lagi dihargai, melainkan dianggap godaan. Mereka pun menyimpang dari tujuan awal & tak kembali pada misi mereka. Di Bilba Selatan, di kampung Hitu Du Ama, perjalanan itu berakhir. Pau Buli & Buli Luki meninggal disambar kilat & kilat (𝘩𝘪𝘵𝘶 𝘳𝘰 𝘵𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘢𝘳𝘢 𝘵𝘦 𝘳𝘢𝘭𝘢𝘴 - 𝘩𝘪𝘵𝘶 𝘥𝘶 𝘢𝘮𝘢), sebuah pengingat bahwa meninggalkan kebenaran berarti kehilangan arah. 

Hari ini, bunyi Sasandu (Timu dulu sepe laka) kiranya kembali menjadi panggilan: untuk berani menyuarakan keadilan & menciptakan ruang aman bagi sesama, terutama bagi mereka yang pernah menjadi korban [Renungan Awal - Liturgi KUM Etnis Rote - Minggu, 3 Mei 2026] 

---------------------------------------------------

𝕻𝖊𝖘𝖆𝖓 𝕱𝖎𝖗𝖒𝖆𝖓: 

¹. Yesus adalah jaminan masa depan. Yesus pergi untuk menyiapkan tempat untuk orang percaya.

². Yesus adalah satu-satunya Jalan Kebenaran yang membawa hidup. Jika kita memiliki hidup maka kita tidak akan binasa.

³. Kuasa-Nya, kuasa Allah di dalam Kristus, akan menyertai langkah iman kita.

---------------------------------------------------

...., seperti bunyi sasandu yang kita dengar, setiap petikannya memanggil kita untuk menyuarakan keadilan, menghadirkan rasa aman, & membawa damai bagi sesama. Panggilan ini menuntun kita untuk tetap berpegang pada sumber kebenaran sejati. Ingatlah bahwa Yesus Kristus adalah Jalan, Kebenaran, & Hidup. Di Dalam dia, kita tidak lagi berjalan dalam kegelapan, melainkan dipimpin pada jalan yang benar menuju kehidupan yang kekal. Karena itu, hiduplah sebagai umat yang telah dibenarkan. ...... [Pengutusan - Liturgi KUM - Minggu, 3 Mei 2026] 

0 comments:

Posting Komentar