Minggu, 31 Mei 2026

"Berkat Allah Tritunggal yang meneguhkan" - KUM - Minggu Tritunggal - Bulan Budaya - Multi Etnis - JGSN

𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ π•Œπ•‹π”Έπ•„π”Έ π•„π•€β„•π”Ύπ”Ύπ•Œ - π•„π•šπ•Ÿπ•˜π•˜π•¦ π•‹π•£π•šπ•₯π•¦π•Ÿπ•˜π•˜π•’π• - π”Ήπ•¦π•π•’π•Ÿ 𝔹𝕦𝕕𝕒π•ͺ𝕒 - 𝕄𝕦𝕝π•₯π•š 𝔼π•₯π•Ÿπ•šπ•€ - π•π•–π•žπ•’π•’π•₯ π”Ύπ•¦π•Ÿπ•¦π•Ÿπ•˜ π•Šπ•šπ•Ÿπ•’π•š β„•π•’π•šπ•œπ• π•π•’π•Ÿ (Minggu, 31 Mei 2026)

π•»π–Šπ–‘π–†π–žπ–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“ & π•»π–—π–Šπ–˜π–‡π–Žπ–™π–Šπ–—

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œ = 𝘊𝘒𝘷π˜ͺ𝘬. 𝘈𝘺𝘢 𝘚𝘢𝘣𝘯𝘒𝘧𝘦𝘢, π˜”.π˜›π˜©.

& Presbiter Rayon 5

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œπ—œ = Pdt. Arly E. M. de Haan, M.Si.

& Presbiter Rayon 1-9

π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–†π–†π–“ π•¬π–‘π–π–Žπ–™π–†π–‡: 

2 Korintus 13:11-13 "Salam"

π•Ώπ–Šπ–’π–†:

"Karya Roh Kudus dalam keragaman budaya: memperjuangkan budaya yang menyembuhkan luka"

π•Ώπ–Šπ–’π–† 𝕢𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:

"Berkat Allah Tritunggal yang meneguhkan"


--------------------------------------------------- 

Kami datang dari tanah yang berbeda, dengan bahasa yang tidak sama, dengan adat & cerita yang beragam. Di tengah kehidupan kami, ada hati yang gelisah memikirkan hari esok. Ada langkah yang tertatih karena beban ekonomi yang berat. Ada tubuh yang lemah, bergumul dengan sakit & ketidakpastian. Ada relasi yang retak, keluarga yang terluka, kata-kata yang menyisakan luka. Ada jiwa yang lelah, terjebak dalam lingkaran pertemanan yang tidak sehat. Ada yang sedang mencari jati diri dengan bertanya: "Siapakah aku di hadapan dunia ini? Bahkan ada air mata yang tersembunyi & doa-doa yang belum terjawab. ..... [Renungan Awal - Liturgi KUM - Bulan Budaya - Multi Etnis - Minggu, 31 Mei 2026] 

---------------------------------------------------

π•»π–Šπ–˜π–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“: 

Karya Allah Tritunggal menjadi dasar/pedoman bagi kita dalam kehidupan berjemaat.

¹. Allah Tritunggal meneguhkan kita untuk hidup dalam persatuan.

². Kasih karunia Yesus menguatkan kita yang lemah.

³. Kasih Allah Bapa mengajarkan kita untuk mengasihi sesama.

⁴. Roh Kudus memampukan kita untuk hidup dalam persatuan & kerendahan hati.

---------------------------------------------------

....., kini kita akan melangkah kembali ke jalan hidup yang nyata, ke ruang-ruang kehidupan di mana perbedaan dapat melukai, namun juga dapat menjadi berkat. Namun kita tidak berjalan sendiri. Allah menguatkan yang lemah, menghibur yang terluka, & mempersatukan yang tercerai, meski langkah kita berjauhan, meski arah kita berbeda. Karena itu, jadilah tenunan kasih yang meneguhkan yang rapuh, merajut yang retak, & menyatukan yang tercerai. Jadilah pembawa yang menghadirkan pengharapan di tengah luka & perbedaan. Hiduplah sebagai satu tubuh, meski berbeda-beda, saling menguatkan, saling meneguhkan, dalam kasih Allah yang sama. ...... [Pengutusan - Liturgi KUM - Bulan Budaya - Multi Etnis - Minggu, 31 Mei 2026] 

0 comments:

Posting Komentar