𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ 𝕌𝕋𝔸𝕄𝔸 𝕄𝕀ℕ𝔾𝔾𝕌 - 𝕁𝕖𝕞𝕒𝕒𝕥 𝔾𝕦𝕟𝕦𝕟𝕘 𝕊𝕚𝕟𝕒𝕚 ℕ𝕒𝕚𝕜𝕠𝕝𝕒𝕟 (Minggu, 1 Februari 2026)
𝕻𝖊𝖑𝖆𝖞𝖆𝖓 𝕱𝖎𝖗𝖒𝖆𝖓 & 𝕻𝖗𝖊𝖘𝖇𝖎𝖙𝖊𝖗
🅺🆄🅼 𝗜 = 𝘗𝘥𝘵. 𝘈𝘧𝘭𝘪𝘢𝘯𝘢 𝘚𝘶𝘷𝘪𝘢 𝘕𝘦𝘯𝘰-𝘗𝘢𝘺, 𝘚.𝘚𝘪.
& Presbiter Rayon 1
🅺🆄🅼 𝗜𝗜 = 𝘊𝘢𝘷𝘪𝘬. 𝘈𝘺𝘶 𝘚𝘶𝘣𝘯𝘢𝘧𝘦𝘶, 𝘔.𝘛𝘩.
& Presbiter Rayon 6
𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆𝖆𝖓 𝕬𝖑𝖐𝖎𝖙𝖆𝖇:
Mazmur 42:1-12 "Kerinduan kepada Allah"
𝕿𝖊𝖒𝖆:
"Melayani sebagai murid Kristus yang berpengharapan"
𝕿𝖊𝖒𝖆 𝕶𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:
"Jiwa yang tertekan, berharaplah kepada ALLAH"
---------------------------------------------------
..... Hidup manusia senantiasa diliputi oleh berbagai bentuk pergumulan. Tiap-tiap orang memiliki pergumulannya masing-masing yang sering kali tidak diketahui oleh orang lain. Pergumulan di berbagai konteks & dalam berbagai bentuk dapat membuat jiwa tertekan. Ada yang masih mampu menanggung tekanan jiwa. Tapi ada pula yang tidak mampu menanggungnya. Karena itu marilah, .... kita datang kepada Allah yang adalah satu-satunya harapan & jawaban bagi setiap jiwa yang tertekan. [Panggilan Beribadat - Liturgi KUM - Minggu, 1 Februari 2026]
---------------------------------------------------
𝕻𝖊𝖘𝖆𝖓 𝕱𝖎𝖗𝖒𝖆𝖓:
Perjalanan kehidupan kita ke depan masih misteri yang bisa mendatangkan tekanan jiwa. Untuk mengatasinya, kita perlu:
¹. Mengakui & mengekspresikan perasaan kita dengan jujur kepada Tuhan.
². Mengingat kebaikan Tuhan atau pertolongan Tuhan di masa lalu.
³. Berdialog/berbicara dengan diri sendiri. Teguhkan diri & nasehati diri sendiri untuk melihat Tuhan yang besar.
⁴. Milikilah kerinduan kepada Allah & menaruh harap kepada Allah.
⁵. Membangun dialog (berdoa) dengan Tuhan maka kita tidak akan kehilangan harapan.
---------------------------------------------------
.... mari belajar dari pemazmur, bahwa orang Kristen pun mesti tetap percaya & berharap kepada Allah ketika kita mengalami tekanan jiwa oleh berbagai bentuk pergumulan. Dalam iman kepada Allah ada keyakinan bahwa cepat atau lambat Allah akan memberikan pemulihan-Nya. [Pengutusan - Liturgi KUM - Minggu, 1 Februari 2026]
---------------------------------------------------
Sᘿᒪᗩᘻᗩᖶ ᕼᗩᖇᓰ ᘻᓰᘉᘜᘜᑘ! ᓰᘻᗩᘉᑘᘿᒪ!
---------------------------------------------------









0 comments:
Posting Komentar