Minggu, 25 Januari 2026

"Kesetiaan TUHAN di tengah Badai Hidup" - Kebaktian Utama Minggu - JGSN

𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ π•Œπ•‹π”Έπ•„π”Έ π•„π•€β„•π”Ύπ”Ύπ•Œ - π•π•–π•žπ•’π•’π•₯ π”Ύπ•¦π•Ÿπ•¦π•Ÿπ•˜ π•Šπ•šπ•Ÿπ•’π•š β„•π•’π•šπ•œπ• π•π•’π•Ÿ (Minggu, 25 Januari 2026)

π•»π–Šπ–‘π–†π–žπ–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“ & π•»π–—π–Šπ–˜π–‡π–Žπ–™π–Šπ–—

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œ = 𝘊𝘒𝘷π˜ͺ𝘬. π˜™π˜Άπ˜΄π˜΄π˜’π˜­ π˜™. π˜•π˜¦π˜°π˜―π˜Άπ˜§π˜’, 𝘚.𝘚π˜ͺ., π˜”.𝘍π˜ͺ𝘭. 

& Presbiter Rayon 2

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œπ—œ = π˜—π˜₯𝘡. 𝘈𝘧𝘭π˜ͺ𝘒𝘯𝘒 𝘚𝘢𝘷π˜ͺ𝘒 π˜•π˜¦π˜―π˜°-π˜—π˜’π˜Ί, 𝘚.𝘚π˜ͺ.

& Presbiter Rayon 4

π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–†π–†π–“ π•¬π–‘π–π–Žπ–™π–†π–‡: 

Matius 14:22-33 "Yesus berjalan di atas air"

π•Ώπ–Šπ–’π–†:

"Allah yang setia, dasar harapan & pemulihan"

π•Ώπ–Šπ–’π–† 𝕢𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:

"Kesetiaan TUHAN di tengah badai hidup"

--------------------------------------------------- 

..... Perjalanan hidup manusia diibaratkan sebagai sebuah pelayaran panjang di tengah lautan luas. Ada saat-saat ketika laut tampak tenang, langit cerah, angin berhembus lembut, & kapal melaju tanpa hambatan. Namun tidak selamanya demikian. Dalam waktu tidak terduga, angin badai dapat muncul dengan dahsyat dalam rupa masalah keluarga, tekanan pekerjaan, sakit penyakit, kehilangan orang yang dikasihi, kegagalan rencana, dsb. Dalam keadaan seperti ini, manusia sangat mungkin kehilangan arah. Namun percayalah.... ALLAH yang setia itu tetap hadir & menyapa setiap manusia tanpa terkecuali...... [Panggilan Beribadat - Liturgi KUM - Minggu, 25 Januari 2026] 

---------------------------------------------------

π•»π–Šπ–˜π–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“: 

Kesetiaan TUHAN di tengah badai hidup.


TUHAN tidak selalu menghilangkan badai/masalah kehidupan terlebih dahulu & TUHAN mengijinkan umat-NYA masuk di dalam badai/masalah kehidupan, tetapi IA tetap setia untuk memastikan bahwa umat-NYA tidak akan mati saat berada di dalam/tengah badai/masalah kehidupan.

---------------------------------------------------

.... Badai menjadi ruang untuk mengenal kesetiaan TUHAN lebih sungguh. Seringkali kita mengerti kasih TUHAN saat hidup kita nyaman. Tetapi kita memahami kesetiaan TUHAN justru ketika hidup berguncang. .... Karena itu, badai hidup bukan semata beban yang harus disingkirkan. Badai hidup dapat menjadi undangan illahi, undangan untuk mengenal TUHAN lebih dekat, mengalami kesetiaan-NYA lebih dalam, & melihat perbuatan-NYA lebih nyata. [Pengutusan - Liturgi KUM - Minggu, 25 Januari 2026]

---------------------------------------------------

Sᘿα’ͺα—©α˜»α—©α–Ά α•Όα—©α–‡α“° α˜»α“°α˜‰α˜œα˜œα‘˜! α“°α˜»α—©α˜‰α‘˜α˜Ώα’ͺ!

0 comments:

Posting Komentar