Minggu, 18 Januari 2026

"Bersaksi tentang ALLAH yang Setia di tengah Dunia yang Luka" - Kebaktian Utama Minggu - Jemaat Gunung Sinai Naikolan

𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ π•Œπ•‹π”Έπ•„π”Έ π•„π•€β„•π”Ύπ”Ύπ•Œ - π•π•–π•žπ•’π•’π•₯ π”Ύπ•¦π•Ÿπ•¦π•Ÿπ•˜ π•Šπ•šπ•Ÿπ•’π•š β„•π•’π•šπ•œπ• π•π•’π•Ÿ (Minggu, 18 Januari 2026)

π•»π–Šπ–‘π–†π–žπ–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“ & π•»π–—π–Šπ–˜π–‡π–Žπ–™π–Šπ–—

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œ = π˜—π˜₯𝘡. 𝘈𝘧𝘭π˜ͺ𝘒𝘯𝘒 𝘚𝘢𝘷π˜ͺ𝘒 π˜•π˜¦π˜―π˜°-π˜—π˜’π˜Ί, 𝘚.𝘚π˜ͺ.

& Presbiter Rayon 7

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œπ—œ = 𝘊𝘒𝘷π˜ͺ𝘬. 𝘈𝘺𝘢 𝘚𝘢𝘣𝘯𝘒𝘧𝘦𝘢, π˜”.π˜›π˜©.

& Presbiter Rayon 9

π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–†π–†π–“ π•¬π–‘π–π–Žπ–™π–†π–‡: 

Mazmur 89:1-19 "Kesetiaan TUHAN kepada Daud"

π•Ώπ–Šπ–’π–†:

"Allah yang setia, dasar harapan & pemulihan"

π•Ώπ–Šπ–’π–† 𝕢𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:

"Bersaksi tentang ALLAH yang setia di tengah dunia yang luka"

--------------------------------------------------- 

..... Perkenankan jiwamu diarahkan bagi Tuhan, sebab Dialah yang menghimpun kita untuk beribadat. Siapakah yang boleh naik ke atas gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? 

Orang yang bersih tangannya & murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, & yang tidak bersumpah palsu.

Dialah yang menerima berkat dari TUHAN & keadilan dari ALLAH yang menyelamatkan dia. ...... [Panggilan Beribadat - Liturgi KUM - Minggu, 18 Januari 2026] 

---------------------------------------------------

π•»π–Šπ–˜π–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“: 

¹. Tugas gereja adalah bersaksi tentang ALLAH yang setia di tengah dunia yang luka.

². Percaya kepada Tuhan harus mendorong kita untuk tetap mengakui kebesaran/kemurahan TUHAN walaupun kita berada dalam kesulitan.

³. Tugas kita adalah mengajak orang lain melalui kesaksian kita bahwa kesetiaan Tuhan adalah untuk selamanya.

---------------------------------------------------

Ketika dunia meragukan keberadaan kebaikan, gereja dipanggil mengangkat suara untuk berkata: "ALLAH itu tetap baik, tetap setia, & tetap berkuasa." Bersaksi bukan pertama-tama tentang apa yang kita lakukan, tetapi tentang siapa ALLAH itu. 

Dunia yang terluka membutuhkan suara pengharapan. Ketika orang lain berbicara tentang keputusasaan, kita dipanggil menyanyikan kasih setia. 

Ketika dunia menabur ketakutan, kita menabur keyakinan bahwa ALLAH hadir. Nyanyian iman kita melalui kata, tindakan, & penghiburan menjadi kesaksian yang mengubah suasana hati orang di sekitar kita. Percayalah bahwa kasih setia TUHAN tiada bertara & tidak berubah. TUHAN tetap menjadi Pelindung yang abadi bagi kita. [Pengutusan - Liturgi KUM - Minggu, 18 Januari 2026] 

0 comments:

Posting Komentar