ππΌπΉπΈππππΈβ πππΈππΈ ππβπΎπΎπ - Minggu Trinitas - ππππππ₯ πΎπ¦ππ¦ππ πππππ βππππ πππ (Minggu, 27 September 2026)
π»ππππππ π±πππππ & π»ππππππππ
π Ίππ Ό π = ππ’π·πͺπ¬. ππΆπ΄π΄π’π π. ππ¦π°π―πΆπ§π’, π.ππͺ., π.ππͺπ.
& Presbiter Rayon 7
π Ίππ Ό ππ = ππ₯π΅. ππ§ππͺπ’π―π’ ππΆπ·πͺπ’ ππ¦π―π°-ππ’πΊ, π.ππͺ.
& Presbiter Rayon 9
π»ππππππππ π¬ππππππ:
Wahyu 3:7-13 "Kepada jemaat di Filadelfia"
πΏπππ:
"Berpegang pada Firman Tuhan: obat bagi luka kehidupan"
πΏπππ πΆππππππ:
"Tuhan membuka pintu bagi yang setia pada Firman-Nya"
---------------------------------------------------
Wahyu 3:10 (TB) "Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi." [Nas Pembimbing - Liturgi KUM - Minggu, 27 September 2026]
---------------------------------------------------
π»ππππ π±πππππ:
Tuhan membuka pintu bagi yang setia pada Firman-Nya (itu baik). (Tetapi alangkah lebih baik jika) Tetap setia ketika pintu belum terbuka.
1. Jemaat Filadelfia memiliki kekuatan yang sedikit, kesetiaan (terhadap Firman) yang nyata.
2. Setia bukan berarti kuat. Perlu Kerendahan hati untuk menjadi sempurna di hadapan Tuhan. (Tapi) Kerendahan hati jangan dipakai sebagai pembenaran akan kemalasan.
3. Kristus yang memegang kunci (memiliki otoritas) untuk membuka & menutup pintu (berkat, dll.) bagi tiap-tiap orang yang setia. (Tapi) Kesetiaan jangan dijadikan sebagai alat transaksional dengan Tuhan.
4. Ketika pintu belum terbuka, tetaplah berdoa, bekerja, melayani, & tetap melakukan yang benar.
Pertanyaan reflektif:
"Apakah kita akan tetap setia pada Firman-Nya ketika: pintu belum dibuka dan/atau bahkan pintu tidak dibukakan?"
["Doa untuk Flores yang sedang berduka karena dilanda musibah gempa bumi pada Sabtu, 15 Agustus 2026!"]
---------------------------------------------------
.... Tuhan selalu melihat kesetiaan umat-Nya. Ketika kita tetap berpegang pada firman-Nya, sekalipun dalam keterbatasan & tantangan, Tuhan sendiri yang akan membuka jalan bagi kehidupan kita. Pintu-pintu yang Tuhan buka adalah tanda anugerah-Nya bagi mereka yang setia berjalan bersama-Nya. Karena itu berserahlah kepada Tuhan, biarlah Tuhan yang memimpin langkah kita di sepanjang masa. [Pengutusan - Liturgi KUM - Minggu, 27 September 2026]








0 comments:
Posting Komentar