Jumat, 03 April 2026

"Kasih Tuhan Lebih Besar Dari Rasa Sakit-Nya" - Kebaktian Jumat Agung - JGSN

𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ π•π•Œπ•„π”Έπ•‹ π”Έπ”Ύπ•Œβ„•π”Ύ - π•π•–π•žπ•’π•’π•₯ π”Ύπ•¦π•Ÿπ•¦π•Ÿπ•˜ π•Šπ•šπ•Ÿπ•’π•š β„•π•’π•šπ•œπ• π•π•’π•Ÿ (Jumat, 3 April 2026)

π•»π–Šπ–‘π–†π–žπ–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“ & π•»π–—π–Šπ–˜π–‡π–Žπ–™π–Šπ–—

𝘊𝘒𝘷π˜ͺ𝘬. π˜™π˜Άπ˜΄π˜΄π˜’π˜­ π˜™. π˜•π˜¦π˜°π˜―π˜Άπ˜§π˜’, 𝘚.𝘚π˜ͺ., π˜”.𝘍π˜ͺ𝘭.

& Presbiter Rayon 3



π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–†π–†π–“ π•¬π–‘π–π–Žπ–™π–†π–‡: 

Matius 27:32-56 

"Yesus disalibkan"

"Yesus mati"

π•Ώπ–Šπ–’π–†:

"Kebangkitan Yesus, bukti kemenangan-Nya terhadap luka & maut"

π•Ώπ–Šπ–’π–† 𝕢𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:

"Kasih Tuhan lebih besar dari rasa sakit-Nya"

--------------------------------------------------- 

....., pada saat yang hening & kudus ini, kita datang merenungkan kasih Allah yang dinyatakan melalui penderitaan & kematian Yesus Kristus. Hari ini kita berjalan dengan tertunduk menuju Golgota, bukit tengkorak itu, tempat Anak Allah disalibkan. Di sana kita tidak menemukan kemegahan. Di sana tidak ada sorak kemenangan manusia. Yang ada ialah luka, hinaan, darah, air mata, & derita yang tak terkatakan. Namun justru di sanalah kasih Allah bersinar paling terang. Hari ini kita akan menghayati simbol-simbol penderitaan Kristus, agar melalui setiap tanda itu kita semakin mengerti betapa mahal harga keselamatan kita, & betapa dalam kasih Tuhan bagi dunia. …...... [Panggilan Beribadat - Liturgi Jumat Agung - Jumat, 3 April 2026] 

---------------------------------------------------

π•»π–Šπ–˜π–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“: 

Matius 27:45-46 (TB) Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. 

Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 

---------------------------------------------------

.... dalam ibadat Jumat Agung ini kita telah merenungkan penderitaan Tuhan kita Yesus Kristus. Melalui salib, cambukan, mahkota duri, paku, darah, & kematian-Nya, kita melihat betapa besar kasih Tuhan bagi dunia. Kasih itu tidak mundur di hadapan luka. Kasih itu tidak berhenti di hadapan penghinaan. Kasih itu tidak menyerah di hadapan maut. 

Karena itu, ....., hiduplah dalam kasih Kristus: setia di tengah penderitaan, tetap benar di tengah tekanan, mengampuni ketika terluka, mengasihi ketika tidak mudah, & menghadirkan damai Tuhan di tengah dunia yang haus akan belas kasih. Pergilah dalam keheningan, namun jangan tanpa pengharapan. Sebab salib Kristus bukan akhir dari kisah kasih Allah. ..... [Pengutusan - Liturgi Jumat Agung - Jumat, 3 April 2026] 



0 comments:

Posting Komentar