Minggu, 30 Maret 2025

Mencari & Menyelamatkan Yang Hilang - Minggu Sengsara V

𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ 𝕌𝕋𝔸𝕄𝔸 𝕄𝕀ℕ𝔾𝔾𝕌 - 𝕄𝕒𝕤𝕒 ℝ𝕒𝕪𝕒 𝕄𝕚𝕟𝕘𝕘𝕦 𝕊𝕖𝕟𝕘𝕤𝕒𝕣𝕒 𝕋𝕦𝕙𝕒𝕟 𝕐𝕖𝕤𝕦𝕤, 𝕁𝕦𝕞𝕒𝕥 𝔸𝕘𝕦𝕟𝕘 & ℙ𝕒𝕤𝕜𝕒𝕙 - 𝕄𝕚𝕟𝕘𝕘𝕦 𝕊𝕖𝕟𝕘𝕤𝕒𝕣𝕒 𝕍 - 𝕁𝕖𝕞𝕒𝕒𝕥 𝔾𝕦𝕟𝕦𝕟𝕘 𝕊𝕚𝕟𝕒𝕚 ℕ𝕒𝕚𝕜𝕠𝕝𝕒𝕟 

(Minggu, 30 Maret 2025)

𝕻𝖊𝖑𝖆𝖞𝖆𝖓 𝕱𝖎𝖗𝖒𝖆𝖓:

KUM I: Cavik. Russal R. Neonufa, S.Si.(Teol.), M.Fil.

KUM II: Pdt. Afliana Suvia Neno-Pay, S.Si.


𝕻𝖊𝖒𝖇𝖆𝖈𝖆𝖆𝖓 𝕬𝖑𝖐𝖎𝖙𝖆𝖇: 

Lukas 15:1-10 "Perumpamaan tentang domba yang hilang"

𝕿𝖊𝖒𝖆 𝕭𝖚𝖑𝖆𝖓 𝕸𝖆𝖗𝖊𝖙:

"Menghayati sengsara Yesus untuk merengkuh kerapuhan hidup"

𝕿𝖊𝖒𝖆 𝕶𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:

"Mencari & menyelamatkan yang hilang"

---------------------------------------------------

.... Dalam perjalanan kehidupan, kami melangkah sendiri tanpa arah, tanpa tujuan. Kami melayangkan mata ke gunung-gunung, sungguh tidak ada pertolongan. Kami berjalan dalam lembah tetapi juga kami tidak menemukan apa-apa. Lalu kami mengingat.... 

Sungguh benar, di dunia ini tidak ada seorang pun yang dapat menolong dirinya sendiri, selain Tuhan.

Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang berbuat baik, tidak ada seorang pun yang mencari Allah. Lalu kami mengingat.... 

Kami sering menuntut sesuatu dari Allah, selama bekerja kami mengharapkan sukses, keuntungan, keluarga, damai sejahtera, kami mencari hal-hal yang kami anggap sebagai berkat, & kami lupa untuk mencari Tuhan. 

Namun, yang dicari oleh Allah adalah diri kita sendiri. Meski kita tidak mencari Allah, Allah terlebih telah menjadi gembala untuk mencari kita sebagai domba yang tersesat..... [Renungan Awal - Liturgi Minggu Sengsara V - Minggu, 39 Maret 2025]

---------------------------------------------------

𝕻𝖊𝖘𝖆𝖓 𝕱𝖎𝖗𝖒𝖆𝖓: 

Lukas 15:4 (TB) "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?

Lukas 15:7 (TB) Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."

---------------------------------------------------

Sᘿᒪᗩᘻᗩᖶ ᕼᗩᖇᓰ ᘻᓰᘉᘜᘜᑘ! Sҽʅαɱαƚ ɱҽɾαყαƙαɳ Mαʂα

Rαყα Mιɳɠɠυ Sҽɳɠʂαɾα Tυԋαɳ Yҽʂυʂ, Jυɱαƚ Aɠυɳɠ & Pαʂƙαԋ! ᓰᘻᗩᘉᑘᘿᒪ! 

0 comments:

Posting Komentar