ππΌπΉπΈππππΈβ πππΈππΈ ππβπΎπΎπ - πΉπ¦πππ πππππππ€πππ - ππππππ₯ πΎπ¦ππ¦ππ πππππ βππππ πππ (Minggu, 30 Agustus 2026)
π»ππππππ π±πππππ & π»ππππππππ
π Ίππ Ό π = ππ’π·πͺπ¬. ππΆπ΄π΄π’π π. ππ¦π°π―πΆπ§π’, π.ππͺ., π.ππͺπ.
& Presbiter Rayon 2
π Ίππ Ό ππ = ππ₯π΅. ππ§ππͺπ’π―π’ ππΆπ·πͺπ’ ππ¦π―π°-ππ’πΊ, π.ππͺ.
& Presbiter Rayon 7
π»ππππππππ π¬ππππππ:
Amsal 6:1-11 "Berbagai-bagai nasihat"
πΏπππ:
"Allah memulihkan umat & bangsa yang berbalik kepada-Nya"
πΏπππ πΆππππππ:
"Merdeka dari jerat kecerobohan yang membinasakan"
---------------------------------------------------
Merdeka! Merdeka! Kita bersukacita di Minggu terakhir Bulan Kebangsaan. Perayaan kemerdekaan hampir berakhir, tapi doa, harapan & kebanggaan tentang kita karena bangsa Indonesia tidak akan pernah berakhir. Kitalah yang dipilih, dipanggil & dipakai untuk kemuliaan-Nya di bumi pertiwi. ..... [Persiapan - Liturgi KUM - Minggu, 30 Agustus 2026]
---------------------------------------------------
π»ππππ π±πππππ:
¹. Amsal mengingatkan agar tidak ceroboh (ayat 1-5): Jangan membuat komitmen sebelum memahami konsekuensinya.
². Terlalu lambat; Mengorbankan hari (ayat 6-11): Menunda tindakan; kehilangan waktu = kemalasan: tidak melakukan apa yang harus dilakukan sekarang. Belajarlah dari semut; bekerja keras & persiapan masa depan.
Dua ekstrim dalam kehidupan adalah kecerobohan & kemalasan.
Maka hikmat diperlukan. Jika Kita berhikmat kita tahu kapan harus bertindak dengan tepat.
["Doa untuk Flores yang sedang berduka karena dilanda musibah gempa bumi pada Sabtu, 15 Agustus 2026!"]
---------------------------------------------------
....Mari kembali dengan kesadaran tentang segala jerat kecerobohan. Bebaskan diri dari jerat kecerobohan. Berikanlah diri kelegaan. Bebaskan diri untuk membebaskan sesama. Setiap orang kiranya menemukan jalan Tuhan dalam karya hidup yang berdampak bagi bangsa & negara. [Pengutusan - Liturgi KUM - Minggu, 30 Agustus 2026]









0 comments:
Posting Komentar