Senin, 29 Juni 2026

"Jangan menjadi Batu Sandungan bagi Sesama" - Kebaktian Utama Minggu - Jemaat Gunung Sinai Naikolan

𝕂𝔼𝔹𝔸𝕂𝕋𝕀𝔸ℕ π•Œπ•‹π”Έπ•„π”Έ π•„π•€β„•π”Ύπ”Ύπ•Œ - π•„π•šπ•Ÿπ•˜π•˜π•¦ π•‹π•£π•šπ•Ÿπ•šπ•₯𝕒𝕀 - π•π•–π•žπ•’π•’π•₯ π”Ύπ•¦π•Ÿπ•¦π•Ÿπ•˜ π•Šπ•šπ•Ÿπ•’π•š β„•π•’π•šπ•œπ• π•π•’π•Ÿ (Minggu, 28 Juni 2026)

π•»π–Šπ–‘π–†π–žπ–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“ & π•»π–—π–Šπ–˜π–‡π–Žπ–™π–Šπ–—

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œ = π˜—π˜₯𝘡. 𝘈𝘧𝘭π˜ͺ𝘒𝘯𝘒 𝘚𝘢𝘷π˜ͺ𝘒 π˜•π˜¦π˜―π˜°-π˜—π˜’π˜Ί, 𝘚.𝘚π˜ͺ.

& Presbiter Rayon 2

πŸ…ΊπŸ†„πŸ…Ό π—œπ—œ = 𝘊𝘒𝘷π˜ͺ𝘬. 𝘈𝘺𝘢 𝘚𝘢𝘣𝘯𝘒𝘧𝘦𝘢, π˜”.π˜›π˜©.

& Presbiter Rayon 7


π•»π–Šπ–’π–‡π–†π–ˆπ–†π–†π–“ π•¬π–‘π–π–Žπ–™π–†π–‡: 

Matius 18:6-11 "Siapa yang menyesatkan orang"

π•Ώπ–Šπ–’π–†:

"Menyembuhkan luka dunia dengan kasih Kristus"

π•Ώπ–Šπ–’π–† 𝕢𝖍𝖔𝖙𝖇𝖆𝖍:

"Jangan menjadi batu sandungan bagi sesama"

--------------------------------------------------- 

Matius 18:6 (TB)  "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. [Nas Pembimbing - Liturgi KUM -  Minggu, 28 Juni 2026] 

---------------------------------------------------

π•»π–Šπ–˜π–†π–“ π•±π–Žπ–—π–’π–†π–“: 

Misi utama kedatangan Tuhan adalah mencari & menyelamatkan yang hilang, karena semua kita berharga di mata Tuhan.

Sebagai orang yang percaya kita harus 

¹. Menjaga & melindungi anak-anak dalam hal memberikan kehidupan rohani yang baik kepada mereka.

². Menjadi contoh & teladan yang baik bagi kehidupan anak-anak kecil sehingga mereka akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang baik.

³. Memberikan pengalaman iman yang baik kepada anak-anak dengan memberikan pengajaran-pengajaran yang baik.

---------------------------------------------------

.... Orang percaya bertanggung jawab untuk menjaga & melindungi anak-anak & semua kelompok yang rentan dari berbagai bentuk penyesatan & pengaruh nuruk. Jangan biarkan hal apapun menjadi batu sandungan bagi mereka. Orang percaya mesti memiliki hati yang sederhana, rendah hati & tidak menyesatkan orang lain. Dengan kata lain, orang percaya tidak boleh menjadi batu sandungan baik dalam pikiran, kata-kata maupun perbuatan. 

Tuhan peduli dengan semua orang yang lemah & karena itu siap bertindak sebagai pembela mereka. Dia menempatkan malaikat penjaga untuk menjaga mereka satu per satu. Karena itu sebagai orang percaya kita diingatkan agar tidak memperlakukan kaum yang lemah dengan semena-mena. [Pengutusan - Liturgi KUM - Minggu, 28 Juni 2026]

0 comments:

Posting Komentar