Laman

Sabtu, 31 Desember 2016

Biarlah Semuanya Memuji-muji TUHAN


Pdt. Ch. S. V. Lada-Messakh, S.Si.Teol.
“Biarlah Semuanya Memuji-muji TUHAN! Begitulah kira-kira inti Mazmur 148 yang baru saja kita baca! Kalau kita perhatikan baik-baik, Mazmur ini berisi ajakan untuk memuji TUHAN. Mula-mula adalah ajakan untuk semua penghuni langit; matahari, bulan, bintang-bintang untuk memuji TUHAN. Alasannya, Tuhan memberi perintah pada semua yang tercipta. IA memberi ketetapan yang tidak bisa dilanggar. IA tetapkan matahari terbit di Timur dan terbenam di Barat. IA tetapkan matahari bersinar di waktu siang dan bulan-bintang di waktu malam. Dan semuanya berjalan sesuai dengan yang TUHAN tetapkan.”

Kamis, 29 Desember 2016

Karena Nama-NYA (Refleksi Akhir Tahun 2016)


Oleh: Cavik. Messakh Mangngi, S.Th.

Telah banyak dilalui begitu banyak lensa peristiwa yang kita alami di tahun ini yang penghujung sebantar lagi kita akan lewati dan memasuki kehidupan di tahun yang baru. Ada peristiwa yang menggembirakan dan ada juga yang membuahkan air mata, itu semua telah menjadi lika liku dalam kehidupan umat manusia yang sementara melakukan perjalanan ziarah imannya dalam dunia panggung sandiwara ini. Kita sering bergulat dengan diri kita sendiri untuk melawan godaan manusiawi. Bergulat dengan diri untuk menghindari jebakan roh zaman ini yang cenderung mencari kenyamanan hidup melulu bagi diri sendiri. Bergulat untuk tetap setia berpegang pada panggilan yang Allah berikan kepada kita, dan bergulat untuk berpegang pada panggilan menjadi berkat. Bergulat untuk tidak mencari berkat bagi diri sendiri tetapi menjadi berkat bagi dunia dan manusia.

Untuk itu, sambil sadar akan diri kita sebagai pembawa berkat yang seringkali gagal menjadi pembawa berkat baiklah di ujung akhir tahun 2016 ini kita melihat pada Allah yang tak pernah sudi gagal dalam kegagalan kita. Kita terpesona mengalami bahwa sekalipun kita seringkali gagal menjadi berkat kepada manusia dan dunia melalui karya kita namun Allah tidak pernah gagal mengurus dan merawat kita. 

Allah sendiri menjaminkan nama baik-Nya, Allah tidak mau gagal dengan karya-Nya, juga dalam diri kita dan melalui kita untuk nenjadi berkat bagi orang lain. Allah menjaminkan nama baik-Nya untuk memelihara kita senantiasa agar kita selalu bisa dibawa kembali pada jalan keselamatan-Nya. Dibawa kembali bukan untuk secara rakus menikmati keselamatan Allah bagi diri sendiri. Dibawah kembali bukan untuk menjadikan kita sombong rohani lalu merendahkan orang lain, merendahkan gereja lain, merendahkan agama lain. Bukan!!! Ia selalu membawa kita kembali kepada jalan keselamatan "karena nama-Nya" agar kita belajar tahu rendah hati, belajar tahu menghargai rahmat ALLAH yang bekerja dalam diri kita untuk keselamtan orang lain.

**Sambutlah tahun yang baru dengan harapan yang baru. Tuhan Yesus memberkati!

Sabtu, 24 Desember 2016

Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat

Pdt. Ch. S. V. Lada-Messakh, S.Si.Teol


“Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat, Yaitu Kristus, Tuhan, Di Kota Daud” adalah Tema Kebaktian Malam Natal di Jemaat Gunung Sinai Naikolan (JGSN), Sabtu, 24 Desember 2016.

Kebaktian menyambut Natal yang dimulai pukul 18.00 wita ini dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat Gunung Sinai Naikolan, Pdt. Ch. S. V. Lada-Messakh, S.Si.Teol. dengan mengambil bacaan Firman dari Lukas 2:8-20 (“Gembala-gembala”).

Sabtu, 10 Desember 2016

JGSN Bermazmur 2016: “Berjumpa Dengan ALLAH Dalam Nada & Irama”



Ketua Klasis Kota Kupang, Pdt. E. V. Manu-Nalle, S.Th.

Demikianlah Tema JGSN Bermazmur 2016, Lomba Pujian Solo antar Presbiter/Majelis, Koster dan Calon Vikaris (Cavik) se-Klasis Kota Kupang.

Lomba dalam rangka memperingati dan merayakan hari raya Adven dan Natal ini berlangsung di Rumah Kebaktian Jemaat Gunung Sinai Naikolan (JGSN) selama 3 (tiga) malam berturut-turut (6-8 Desember 2016).